Kamis, 09 Januari 2020

INOVASI TEKNOLOGI MASA DEPAN

Teknologi Masa Depan 


1. Brain Print
Sumber: theconversation.com

Hingga saat ini telah banyak metode pengamanan atau penguncian diperangkat elektronik, mulai dari iris scanner, pattern, fingerprint, face ID, dan lain sebagainya. Namun kedepannya akan ada lagi metode pengamanan yang jauh lebih aman dan efektif, yakni Brain Print atau metode pengamanan menggunkan otak. Metode ini menggunakan gelombang otak sebagai kata sandi, sehingga hampir mustahil dibobol oleh siapapun.

2. Baterai smartphone tahan seumur hidup
Sumber: adorama.com

Masalah yang paling dikeluhkan oleh para pengguna smartphone adalah daya tahan baterai yang cenderung boros, sangat jarang ada smartphone yang tahan seharian jika digunakan secara intens. Meskipun kini telah ada powerbank dan teknologi fast charging namun nyatanya hal itu tak cukup berpengaruh besar. Namun kini banyak peneliti yang sedang mengembangkan teknologi yang memungkinkan baterai smartphone dapat tahan hingga seumur hidup, meskipun hal itu tidak pasti kapan akan terwujud.

3. Pengiriman paket menggunkan drone
Sumber: usatoday.com

Hal ini tentunya menjadi ancaman serius bagi para kurir pengantar paket, karena pekerjaan mereka terancam digantikan oleh pesawat tanpa awak atau drone. Ide ini dicetuskan oleh Amazon yang telah melakukan uji coba mengirimkan paket pertama mereka menggunakan drone. Mereka mengklaim bahwa pengiriman paket menggunakan drone jauh lebih hemat energi dan mampu membawa paket yang jauh lebih berat.

4. Smartphone Setipis Kertas
Sumber: mic.com
Dari kemunculannya hingga saat ini desain smartphone telah banyak mengalami perubahan , mulai dari yang berbentuk tebak hingga kini yang rata-rata ketebalannya tak sampai satu centimeter. Namun kedepannya ketebalan smartphone hanya akan setebal kertas yang fleksibel, hal tersebut bukan mustahil karena berbagai riset tengah dikembangkan untuk mewujudkan hal tersebut.

5. Diagnosa penyakit melalui smartphone

Sumber: express.co.uk
Saat ini, kita perlu pergi ke dokter dan mengeluarkan biaya yang tak sedikit untuk mendiagnosis sebuah penyakit yang bersarang didalam tubuh. Namun kedepannya diagnosis bisa dilakukan hanya dengan bantuan smartphone dan aplikasi, hal tersebut memungkinkan aplikasi smartphone untuk mendiagnosis laykaknya domter dan menyarankan resep sesuai dengan penyakit yang diderita.

6. Pakaian tempur militer layaknya sekuat Iron Man
Sumber: cnn.com
Meskipun bentuknya tidak terlalu persis seperti Iron Man, namun pakaian tempur ini kekuatannya bisa disandingkan dengan Iron Man. Bahkan pakaian tempur ini juga akan secara otomatis memberi tambahan kekuatan kepada mereka, sehingga kekuatan para prajurit akan berlipat ganda. Pakaian tempur ini disebut dengan TALOS, dan sedang dikembangkan oleh militer AS.

7. Jetpack digunakan sebagai alat transportasi
Sumber: popularmechanics.com
Hingga kini masih sangat jarang jetpack digunakan dalam berbagai aktivitas, saat ini penggunaan jetpac masih sekedar untuk keperluan film dan lain sebagainya yang bersifat sementara. Namun ke depannya para pakar teknologi berpendapat bahwa beberapa tahun kedepan jetpack akan digunakan sebagai alat transportasi layaknya kendaraan bermotor. Tentunya hal ini layak ditunggu apakah dimasa depan akan banyak orang berterbangan menggunkan jetpack.

8. Pakaian tak perlu dicuci
Sumber: kickstarter.com
Jika saat ini pakaian harus dicuci setelah digunakan, maka aktivitas tersebut akan segera hilang berkat hadirnya teknologi nanofiber dan self-cleaning. Kedua teknologi tersebut memungkinkan pakaian yang kamu pakai dapat membersihkan sendiri secara otomatis, sehingga kamu tidak perlu mencuci dan membersihkan lagi.

Sumber : disini

PERKEMBANGAN PERANGKAT MOBILE

PERKEMBANGAN PERANGKAT MOBILE

Definisi Perangkat Mobile
Perangkat mobile adalah istilah umum yang sering digunakan untuk menyebut semua jenis komputer yang dapat digenggam, atau yang lebih dikenal dengan sebutan ponsel cerdas. Perangkat ini dirancang untuk mudah dibawa kemanapun (portabel) dan dapat digenggam dengan tangan.
Ini bukan hanya sebatas alat komunikasi seperti handphone. Dengan adanya penerapan teknologi komputasi, sebuah perangkat bisa melakukan fungsi-fungsi yang berbeda, bahkan dalam waktu yang bersamaan. Ditambah lagi dengan kemunculan berbagai sistem operasi yang dikhususkan untuk beberapa jenis perangkat, seperti iOS, Android, Blackberry, Windows dan Ubuntu.
Beberapa jenis perangkat mobile yang sangat dikenal oleh masyarakat sampai dengan saat ini adalah seperti tablet, e-reader (alat baca buku elektronik) dan smartphone. Semua perangkat tersebut memiliki kemampuan yang baik dalam mengerjakan tugas-tugas, yang umumnya dikerjakan di laptop atau komputer desktop.
Dengan adanya perangkat-perangkat canggih ini, mereka pun menjadi sebuah ancaman untuk perangkat komputasi konvensional, seperti PC (Personal Computer).

- Perangkat Ponsel Pertama

Perangkat seluler pertama yang sempat merajai penggunaan teknologi dunia adalah(PDA). Teknologi ini sangat populer pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, dimana PDA tersebut dianggap sebagai prekursor untuk smartphone.
Namun, karena mereka tidak dapat melakukan panggilan telepon seperti halnya ponsel-ponsel pintar yang ada saat ini, mereka digambarkan lebih seperti tablet yang ukurannya lebih kecil. KebanyakanPDA memiliki keyboard fisik dan perangkat lunak terbatas. Beberapa memiliki pad yang sensitif secara elektronik, yang dipakai untuk input tertulis.
Dalam pembuatan perangkat ini, biasanya sang penciptanya akan melibatkan kompromi antara fungsi antarmuka yang lebih besar dan kemudahan membawa perangkat yang lebih kecil.
Dan untuk PDA ini sendiri, dirancang lebih besar daripada smartphone untuk kemudahan input, tetapi lebih kecil dari kebanyakan tablet, agar muat dalam kantong dan dompet. Perangkat ini juga mencakup fungsi telepon yang biasanya masih kurang dari tablet.
Karakteristik Perangkat Seluler

Di zaman yang serba maju seperti sekarang, tentu semakin menuntut teknologi yang mudah, sederhana, tapi canggih dan tidak merepotkan penggunanya. Begitu lah yang terjadi dengan pembuatan perangkat mobile yang sedang kita bahas saat ini.
Meskipun terdiri dari berbagai jenis dan variasi, namun perangkat seluler pada umumnya memiliki karakteristik serupa, yang diantaranya adalah sebagai berikut :
    - Sudah memiliki koneksi Wi-Fi atau akses seluler ke internet
    - Baterai yang disematkan ke dalam perangkat tersebut haruslah bateras yang dapat memberi daya perangkat selama beberapa jam, karena seperti yang bisa kita lihat, selama 24 jam dalam sehari, hampir tak seorang pun membiarkan handphonenya tergeletak begitu saja. Dimana pun anda berada, pasti hal pertama yang harus anda bawa dan berada dalam genggaman anda pastilah hanphone.
-     Keyboard fisik atau layar untuk memasukkan informasi
-    Ukuran dan berat yang memungkinkan untuk dibawa di satu tangan dan dimanipulasi dengan tangan yang lain
-     Menyajikan atau menyediakan fitur antarmuka layar sentuh di hampir semua kasus
-     Asisten virtual, seperti Siri, Cortana, atau Asisten Google
-     Kemampuan untuk mengunduh data dari internet, termasuk aplikasi dan buku
-      Pengoperasian nirkabel

- Macam-Macam Perangkat Mobile: 

Seperti yang kami sebutkan di atas, ada beragam perangkat mobile yang saat ini bisa anda jumpai di sekitar anda, bahkan beberapa diantaranya mungkin sedang anda gunakan sekarang. Apa sajakah itu dan manakah yang paling senang atau lebih suka untuk anda gunakan?

1. Komputer Tablet

Hasil gambar untuk komputer tablet"
acerID.com
Komputer tablet atau yang lebih dikenal dengan sebutan tablet adalah sebuah komputer pribadi yang dirancang portabel sama seperti laptop. Biasanya ini dilengkapi dengan sistem operasi seluler dan sirkuit pemrosesan layar sentuh LCD dan baterai isi ulang yang berada dalam satu paket.
Meskipun mirip dengan laptop, namun kedua perangkat tersebut mempunyai perbedaan dalam segi performa dan penggunaannya. Perbedaan yang paling tampak adalah Laptop tidak memiliki keyboard fisik atau touchpad. Sebaliknya, tablet menggunakan keyboard virtual yang dapat digunakan melalui sentuhan jari pada layarnya.
Ukurannya yang lebih ringan dan tipis membuat alat ini banyak diminati oleh masyarakat. Tablet modern sangat mirip dengan smartphone modern yang ada sekarang ini. Satu-satunya perbedaannya adalah tablet relatif memiliki bentuk yang lebih besar dari ponsel pintar, yaitu dengan layar 7 inchi (18 cm) atau bahkan lebih besar lagi.
Pada umumnya, tablet bisa mengerjakan apa yang dilakukan oleh perangkat sejenia lainnya, tetapi tidak memiliki kemampuan I/O yang dimiliki oleh yang lainnya.
Kelemahan tablet adalah tidak selalu mampu mengerjakan segala sesuatu yang dapat dilakukan oleh komputer desktop atau laptop.
Mayoritas pengguna masih menggunakan komputer dekstop atau laptop untuk mengerjakan beberapa aktivitas yang tidak bisa mereka lakukan di tablet. Namun meskipun begitu, tablet dapat dijadikan sebagai alternatif kedua.

2. Pembaca Elektronik (e-reader)


Hasil gambar untuk e reader"
blibli.com
Pembaca Elektronik (e-book) atau yang juga disebut sebagai e-reader adalah perangkat yang biasa digunakan untuk membaca konten, surat kabar, dokumen dan sebagainya. E-reader yang mandiri biasanya memiliki konektivitas nirkabel untuk mengunduh konten dan melakukan tugas berbasis web lainnya.
Bentuk dari E-reader ini menyerupai komputer tablet, yang memang sengaja dirancang untuk digunakan membaca buku digital (e-book). Beberapa contoh perangkat e-reader adalah Amazon Kindle, Barnes & Noble Nook dan Kobo.
Sony Reader adalah salah satu pembaca pertama yang diciptakan. Sony Reader PRS 700 saat itu memiliki berat 10 ons dan memiliki layar 6 “. Layar sentuh dilengkapi keyboard virtual untuk navigasi dan pencatatan dan ada lampu LED yang terpasang untuk membaca dalam kondisi kurang cahaya. Satu daya bagus untuk 7500 kali putaran bacaan dan memiliki 512 MB memori.
Amazon Kindle 2 beratnya 10,2 ons dan memiliki layar 6 “. Perangkat ini memiliki keyboard built-in kecil di bawah layar. Kindle mendukung pencarian teks terbatas. Memori yang dapat diakses pengguna adalah 1,4 GB, cukup untuk 1500 buku. Kindle DX memiliki Layar 9,7 inci.

E-reader Plastic Logic, yang disebut “Dossier” dalam pengembangannya, dioptimalkan untuk penggunaan bisnis. Perangkat ini mendukung dokumen Microsoft Office, seperti Word dan Excel. Layarnya 8,5 “X 11”. Rilis umum dossier ini adalah pada tahun 2010.
Mayoritas e-reader menggunakan layar e-ink, yang lebih mudah dibaca daripada layar komputer tradisional (dekstop atau laptop). Anda bahkan dapat membacanya di bawah sinar matahari, seperti saat anda membaca buku versi cetak.
Anda tidak memerlukan sebuah e-reader jika tujuan anda hanya ingin membaca buku digital. Buku digital dapat anda baca juga melalui komputer tablet, smartphone, laptop dan desktop.

3. Smartphone
Hasil gambar untuk smartphone"
Hitekno.com
Smartphone adalah jenis ponsel yang lebih handal daripada ponsel tradisional. Selain memiliki fitur dasar yang sama, (seperti panggilan telepon, pesan suara dan teks), smartphone dapat terhubung ke internet melalui Wi-Fi atau data seluler (yang membutuhkan pembelian paket data bulanan).
Dengan demikian, anda dapat menggunakan smartphone untuk mengerjakan tugas-tugas yang biasanya juga anda kerjakan dengan menggunakan komputer (seperti mengecek email, browsing, atau belanja online).
Mayoritas smartphone menggunakan layar sentuh yang berarti tidak memiliki keyboard fisik. Dengan demikian, anda akan mengetik melalui keyboard virtual yang dapat anda sentuh di monitor.
Fitur-fitur standar lainnya adalah kamera digital resolusi tinggi serta mampu memutar berkas musik dan video digital. Mayoritas orang menggunakan smartphone sebagai pengganti laptop, pemutar musik digital dan kamera digital yang dapat dipakai hanya dari 1 perangkat saja.
Bagi sebagian besar orang, kebutuhan pokok bukan hanya sandang, pangan dan papan saja. Hp yang responsif dan kondusif juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kini Hp bukan lagi barang yang ekslusif, mewah, ataupun langka. Jika dahulu benda ini hanya dimiliki segelintir orang berkantong tebal, sekarang, tukang sayur keliling pun sudah pintar menggunakannya untuk berinteraksi dengan komunitasnya.

Teknologi yang disematkan pada Hp juga makin canggih dan berkembang pesat. Anda mungkin tahu bahwa iPhone X yang dirilis beberapa tahun lalu sudah tidak lagi menggunakan fingerprint, namun Face ID yang cukup mengarahkan wajah ke layar untuk membukanya.
Secanggih apa pun smartphone yang akan diciptakan nantinya, setidaknya anda belajar bahwa ponsel-ponsel tersebut berawal dari sebuah benda yang berat dan besar pada tahun 70-an.

4. Perangkat Seluler Lainnya

Hasil gambar untuk smartphone"
IDN Times

Selain beberapa jenis perangkat yang telah disebutkan di atas, beberapa pemutar musik portabel juga diketahui sudah memiliki akses ke internet dan dapat mengunduh aplikasi untuk meningkatkan nilai dan kegunaannya bagi pemiliknya.
Apple’s iPod touch adalah salah satu contohnya. Ini adalah iPhone tanpa ponsel yang pernah diciptakan dan termasuk perangkat mobile. Dalam semua hal, ia menawarkan pengalaman yang sama. Selain itu ada pula Walkman Sony high-end,  yang merupakan pemutar audio mewah dengan aplikasi streaming Android.
Selanjutnya adalah Personal Digital Assistant (PDA) yang tadi sudah kami bahas sedikit, telah menjadi sahabat terbaik orang-orang bisnis selama bertahun-tahun. Seiring munculnya berbagai jenis ponsel pintar di tengah-tengah kehidupan masyarakat, penggunaan PDA perlahan menurun bahkan akan menghilang jika tidak segera di kembangkan.
Untungnya, beberapa di antaranya sudah ditata ulang dengan akses Wi-Fi dan dengan desain kasar yang membuatnya berguna bagi militer dan orang-orang yang bekerja di luar. Dengan kata lain, sampai dengan saat ini, beberapa kalangan tertentu masih ada yang memakainya.
Praktik Terbaik untuk Semua Perangkat Genggam Ponsel
Untuk menjaga agara perangkat mobile anda tetap dalam kondisi yang baik dan aman, anda perlu melakukan sesuatu. Berikut ini akan kami sebutkan apa-apa saja yang harus anda lakukan untuk menjaga perangkat genggam yang saat ini anda miliki. Adapun cara atau langkah-langkah tersebut adalah :
-    Hindari menyimpan data rahasia atau perangkat seluler informasi sensitif lainnya, karena mereka lebih mungkin hilang atau dicuri dan lebih sulit dienkripsi.
-      Selalu perbarui perangkat lunak, karena perangkat seluler rentan terhadap serangan langsung dari malware (virus, dan lain sebagainya) dan phishing.
-       Hapus teks apa pun yang anda terima dengan kata sandi atau informasi sensitif lainnya.
-      Hanya instal aplikasi dari sumber daya tepercaya. Aplikasi dapat menghosting malware yang akan mengekspos kata sandi anda, nomor kartu kredit, atau apa pun yang anda ketikkan ke perangkat seluler anda tersebut.
-    Matikan Wi-Fi dan Bluetooth jika anda sedang tidak menggunakannya. Fitur nirkabel memberikan akses jarak jauh ke peretas.
-      Jika anda menggunakan Wi-Fi, lakukan hanya pada jaringan aman yang memerlukan kata sandi, seperti eduroam.
-     Cadangkan data anda untuk meminimalkan kemungkinan kehilangan segalanya jika perangkat anda hilang atau dicuri, atau saat anda perlu menghapus sepenuhnya data di dalam, karena virus atau pelanggaran keamanan lainnya.
-     Hindari berbagi perangkat seluler. Perangkat seluler pribadi tidak dirancang untuk mendukung banyak pengguna dan tidak dapat disiapkan untuk melindungi anda dari risiko yang disebabkan oleh aktivitas orang lain.
-     Layanan Office 365 Cornell untuk fakultas dan staf memungkinkan beberapa perangkat seluler untuk dihapus atau dinonaktifkan dari jarak jauh.

5. Perkembangan Perangkat Mobile di Dunia: 
Perkembangan teknologi ICT (information and communication technology) secara langsung telah mempengaruhi pekembangan hardware dan software, yang juga berdampak pada perkembangan teknologi perangkat smartphone, yang semakin hari semakin bisa memenuhi trend kebutuhan pengguna smartphone.
Inilah yang pada akhirnya berdampak pada semakin meningkatnya penggunaan perangkat mobile device yang semakin popular. Selain sudah menjadi gaya hidup, mobile device juga banyak memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk dapat melakukan hal hal yang sebelumnya hanya bisa dilakukan di perangkat desktop.
Dengan adanya perangkat-perangkat semacam ini, masyarakat bisa mebgerjakan tugas mereka kapan dan dimana pun mereka mau. Pengguna tak perlu stay di ruangan dan duduk seharian di depan komputer hanya untuk mennyelesaikan pekerjaan mereka.
Menurut data yang didapat, penggunaan perangkat mobile seperti smartphone dan tablet setiap tahunnya kian meningkat. Kedua perangkat ini bahkan sudah seperti kacang goreng di pasaran. Perangkat mobile yang ada tersebut telah mendominasi trafik internet setiap tahunnya.

Sebelumnya pada tahun 2016 yang lalu, Zenith Media merilis sebuah laporan bertajuk “Mobile Advertising Forecasts” yang mengungkapkan bahwa perangkat mobile akan menguasai 75 persen trafik internet global pada tahun depan (tahun 2017 kemarin).
Tidak berbeda dari tahun-tahun yang sebelumnya, tahun ini juga masih sama. Permintaan akan perangkat tersebut tak pernah ada habisnya alias tak pernah ada matinya. Hal ini bisa kita lihat dari semakin banyaknya variasi-variasi perangkat baru yang diciptakan dan dikomersilkan.
  
Sumber : disini

PERKEMBANGAN JARINGAN INTERNET

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G DAN 5G

1. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G DAN 5G
“G” pada setiap Teknologi pada1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G Dan 5G adalah Generasi. Teknologi sekarang  sudah sangat maju dan GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA adalah generasinya. GPRS adalah generasi pertamanya disusul dengan Edge dengan memberikan layanan agak cepat lalu 3G dengan menghadirkan layanan tercepat dan akhirnya teknologi sekarang 3.5G menyingkirkan semua dengan menghadirkan layanan sangat cepat untuk mengakses data, dan mungkin akan hadir layanan 4G.
 
2. Perjalanan Generasi:

G berarti Generation dan berhubungan dengan kecepatan transmisi data

1G – Original analog cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps

2G – Digital narrowband circuit data (TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps

3G – Digital broadband packet data (CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) 500-700 kbps

3.5G – Replacement for EDGE is HSPA 1-3 mbps and HSDPA up to 7.2Mbps

4G – Digital broadband packet data all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 3-5 mbps

5G – Gigabit per second in a few years (?) 1+ gbps

Untuk memudahkan pembelajaran, disini akan dijabarkan secara singkat definisi dari setiap kata asing yang berhubungan dengan teknologi.

    - GPRS (General Packet Radio Service) : suatu teknologi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan paket data. GPRS sering disebut dengan teknologi 2.5G. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS : e-mail, mms (pesan gambar), browsing, internet. Secara teori GPRS memberikan kecepatan akses antara 56kbps sampai 115kbps.
    - EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS (e-mail, mms, dan browsing).
    - UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) : perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling*). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps.
    - HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G.HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus.

Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut :

     - Generasi pertama : hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
    - Generasi kedua : dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2.5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps).Teknologi yang masuk kategori 2.5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.
     - Generasi ketiga : digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G.Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).

    3. Perbedaan 1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G dan 5G:

    1 Generation
Jaringan 1G pertamakali ditemukan di tahun 1980 ketika AMPS di Amerika bekerjasama dengan TACS dan NMT di Eropa membuat terobosan di teknologi jaringan. Yang harus anda ketahui adalah bahwa ini adalah standar baru dari teknologi jaringan.zaman dimana campur tangan manusia sudah tidak terlalu dibutuhkan semuanya benar benar sudah otomatis dan dengan bentuk yang kecil tentunya. karena ini adalah ponsel generasi pertama mereka membuat nya sangat serius mereka membuat ponsel yang kuat dan handal yang akhirnya tersebar ke seluruh dunia.

Generasi pertama atau 1G merupakan teknologi handphone yang menggunakan sistem analog.Generasi pertama ini menggunakan teknik komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA).Teknik ini memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi frekuensi pada suatu sel untuk digunakan masing-masing pelanggan di sel tersebut, sehingga setiap pelanggan saat melakukan pembicaraan memiliki frekuensi sendiri. Yang termasuk teknologi 1G yakni:

    - AMPS (Advanced Mobile Phone Service) atau IS-136
    - NMT ( Nordic Mobile Telephony)
    - HICAP
    - TACS
    - C 450
    - C-Netz
    - Mobitex
    - DataTAC

Kemampuan teknologi 1 G :

Kemampuan teknologi 1 G ini hanya dapat bisa melayani komunikasi suara saja tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar.

Kelemahan teknologi 1 G :

Penggunaan teknologi analog pada generasi pertama menyebabkan banyak keterbatasan yang dimiliki seperti kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, dan penggunaan spektrum frekuensi yang boros karena satu pengguna menggunakan satu buah kanal frekuensi.Derau intemodulasi (suara tidak jernih).

    2 Generation
Pada awal tahun 90-an untuk pertama kalinya muncul teknologi jaringan seluler digital yang hampir bisa dipastikan memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan teknologi jaringan analog (1G) seperti suara lebih jernih, keamanan lebih terjaga dan kapasitas yang lebih besar.GSM muncul terlebih dahulu di Eropa sementara Amerika mengandalkan D-AMPS dan Quallcomm CDMA pertama mereka.Kedua sistem ini (GSM dan CDMA) mewakili generasi ke dua (2G) dari teknologi jaringan nirkabel dan juga kenyataan bahwa generasi Pertama mulai menghilang satu dekade yang lalu sehingga harus ada generasi yang baru.


Generasi kedua memiliki memiliki fitur CSD sehingga transfer data lebih cepat. sekitar 14.4KBPS. Anda juga dapat mengirimkan pesan teksakan tetapi Fitur CSD ini akan menghabiskan biaya yang besar karena jika anda ingin terhubung ke internet anda harus menggunakan dial-up yang dihitung permenit.

Yang termasuk teknologi 2G yakni:

- Time Division Multiple Access (TDMA)

Cara kerja teknologi ini adalah dengan membagi alokasi frekuensiradio berdasarkan satuan waktu. Teknologi TDMA dapat melayani tiga sesi peneleponan sekaligus dengan melakukan pengulangan pada irisan-irisan satuan waktu dalam satu channel radio. Jadi, sebuah channel frekuensi dapat melayani tiga sesi peneleponan pada jeda waktu yang berbeda, tetapi tetap berpola dan berkesinambungan. Dengan merangkaikan seluruh bagian waktu tersebut, maka akan terbentuk sebuah sesi komunikasi.

- Personal Digital Cellular (PDC)

PDC memiliki cara kerja yang relatif sama dengan TDMA. Perbedaannya adalah area implementasinya. TDMA lebih banyak digunakan di Amerika Serikat, sedangkan PDC banyak diimplementasikan di Jepang

- iDEN

iDEN merupakan teknologi yang hanya digunakan di perangkat dengan merk tertentu (proprietary technology FBR). Teknologi ini merupakan milik perusahaan teknologi komunikasi terbesar di Amerika, Motorola, yang kemudian dipopulerkan oleh perusahaan Nextel.iDEN berbasis teknologi TDMA dengan arsitektur GSM yang bekerja pada frekuensi 800 MHz. Umumnya digunakan untuk aplikasi Private Mobile Radio (PMR) dan “Push-to-Talk”.

- Digital European Cordless Telephone (DECT)

DECT yang berbasiskan teknologi TDMA difokuskan untuk keperluan bisnis dengan skala enterprise, bukan skala service provider yang melayani pengguna dalam jumlah yang sangat banyak. Contoh dari aplikasi teknologi ini adalah wireless PBX, dan interkom antar telepon wireless. Ukuran sell radio yang tidak terlalu besar menyebabkan teknologi ini hanya digunakan dalam rentang yang terbatas. Meskipun demikian, teknologi DECT mengalokasikan bandwidth frekuensi yang lebar, yaitu sekitar 32 Kbps per channel.Pengalokasian bandwidth frekuensi yang lebar ini menghasilkan kualitas suara atau data yang lebih baik dalam format standar ISDN.

- Personal Handphone Service (PHPS)

PHS merupakan teknologi yang dikembangkan dan diimplementasikan di Jepang. Teknologi ini tidak berbeda jauh dari DECT yang juga mengalokasikan 32 Kbps channel untuk menjaga kualitasnya. Teknologi ini difokuskan untuk kepentingan di dalam lingkungan populasi tinggi sehingga coverage area FBR tidak terlalu luas.Biasanya teknologi PHS menempatkan BTS di lokasi sekitar area keramaian, seperti mall, dan perkantoran.

- IS-95 CDMA (CDMAone)

CDMAone berbeda dengan teknologi 2G lainnya karena teknologi ini berbasis Code Division Multiple Access (CDMA).Teknologi ini meningkatkan kapasitas sesi peneleponan dengan menggunakan sebuah metode pengkodean yang unik untuk setiap kanal frekuensi yang digunakannya.Dengan adanya sistem pengkodean ini, maka lalu-lintas dan alokasi waktu masing-masing sesi dapat diatur.Frekuensi yang digunakan pada teknologi ini adalah 800 MHz. Namun, terdapat varian lain yang berada di frekuensi 1900 MHz.

- Global System for Mobile (GSM)

Teknologi GSM menggunakan sistem TDMA dengan alokasi kurang lebih sekitar delapan pengguna di dalam satu channel frekuensi sebesar 200 KHz per satuan waktu. Awalnya, frekuensi yang digunakan adalah 900 MHz. Pada perkembangannya frekuensi yang digunakan adalah 1800 MHz dan 1900 MHz. Kelebihan dari GSM adalah interface yang lebih bagi para provider maupun para penggunanya.Selain itu, kemampuan roaming antarsesama provider membuat pengguna dapat bebas berkomunikasi.

Kemampuan teknologi 2G :

Generasi kedua selain digunakan untuk komunikasi suara, juga bisa untuk SMS (Short Message Service adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Kecepatan sebesar itu cukup untuk mengirim SMS, download gambar, atau ringtone MIDI. Kelebihan 2G dibanding 1G selain layanan yang lebih baik, dari segi kapasitas juga lebih besar.

Suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih, karena berbasis digital, maka sebelum dikirim sinyal suara analog diubah menjadi sinyal digital. Perubahan ini memungkinkan dapat diperbaikinya kerusakan sinyal suara akibat gangguan noise atau interferensi frekuensi lain.

Perbaikan dilakukan di penerima, kemudian dikembalikan lagi dalam bentuk sinyal analog, efisiensi spektrum/frekuensi yang menjadi meningkat, serta kemampuan optimasi sistem yang ditunjukkan dengan kemampuan kompresi dan coding data digital.Tenaga yang diperlukan untuk sinyal sedikit sehingga dapat menghemat baterai, sehingga handset dapat dipakai lebih lama dan ukuran baterai bisa lebih kecil.

Kelemahan teknologi 2 G:

Kecepatan transfer data masih rendah. Tidak efisien untuk trafik rendah.Jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell Tower).

    3 Generation
Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang merupakan cikal bakal generasi ke tiga (3G) diperkenalkan. Tapi ini bukan berarti GPRS telah mati. Justru saat itu muncul EDGE – Enhanced Data – rates for GSM Evolution – ini diharapkan akan menjadi pengganti GPRS yang baik, karena tidak perlu mengupgrade hardware secara ekstrim dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. Dengan EDGE anda sudah dapat merasakan kecepatan dua kali lebih cepat daripada GPRS akan tetapi tetap saja masih kurang cepat dari 3G.



International Telecommunication Union mendefinisikan 3G sebagai teknologi yang dapat bekerja sebagai berikut:

    - Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 kbps pada kecepatan user 100 km/jam.
    - Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 kbps pada kecepatan berjalan kaki.
    - Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada user diam (stasioner)

Dari persyaratan diatas terhitung ada 5 teknologi untuk 3G, yakni:

    - WCDMA
    - CDMA2000
    - TD-SCDMA
    - UWC-138
    - DECT+

Teknologi 3G diperkenalkan pada awalnya adalah untuk tujuan sebagai berikut:

    - Menambah efisiensi dan kapasitas jaringan
    - Menambah kemampuan jelajah (roaming)
    - Untuk mencapai kecepatan transfer data yang lebih tinggi
    - Peningkatan kualitas layanan (Quality of Service – QOS)
    - Mendukung kebutuhan internet bergerak (mobile internet)

Frekuensi yang digunakan oleh teknologi 3G, yaitu :

    - Frekuensi penerimaan (downlink) 1920-1980 MHz.
    - Frekuensi pengiriman (uplink) 2110-2170 MHz.

Yang termasuk teknologi 3G yakni:

    - EDGE (Enhanced Data Rates for Global/GSM Evolution) atau E-GPRS (Enhanced -General Packet Radio Services).
    - W-CDMA (Wideband – Coded Division Multiple Access) atau UMTS (Universal Mobile Telecommunication System).
    - CDMA2000-1X EV/DV (Evolution/Data/Voice) dan CDMA2000-1X EV-DO (Data Only)/ (Data Optimized) atau IS-856.
    - TD-CDMA (Time Division Code Division Multiple Access) atau UMTS-TDD (Universal Mobile Telecommunication System – Time Division Duplexing)
    - GAN (Generic Access Network) atau UMA (Unlicensed Mobile Access)
    - HSPA (High-Speed Packet Access)
    - HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)
    - HSUPA (High Speed Uplink Packet Access)
    - HSPA+ (HSPA Evolution)
    - FOMA (Freedom of Mobile Multimedia Access)
    - HSOPA (High Speed OFDM Packet Access)
    - TD-SCDMA (Time Division Synchronous Code Division Multiple Access)

Kemampuan teknologi 3G :

Memiliki kecepatan transfer data cepat (144kbps-2Mbps) sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand lain yang memungkinkan kita dapat memilih program musik, video, atau game semudah memilih channel di TV. Kecepatan setinggi itu juga mampu melayani video conference dan video streaming lainnya.

Kelebihan 3G dari generasi-generasi sebelumnya :

    - Kualitas suara yang lebih bagus.
    - Keamanan yang terjamin.
   - Kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk lokal/Indoor/slow-moving access dan 384 kbps untuk wide area access.
  - Support beberapa koneksi secara simultan, sebagai contoh, pengguna dapat browse internet bersamaan dengan melalukan call (telepon) ke tujuan yang berbeda.
   - Infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang sama. Interkoneksi ke other mobile dan fixed users.
    - Roaming nasional dan internasiona
  - Bisa menangani packet-and circuit-switched service termasuk internet (IP) dan videoconferencing. Juga high data rate communication services dan asymetric data transmission.
   - Efiensi spektrum yang bagus, sehingga dapat menggunakan secara maksimum bandwidth yang terbatas.
    - Support untuk multiple cell layer.
    - Co-existance and interconnection dengan satellite-based services.
    - Mekanisme billing yang baru tergantung dari volume data, kualitas service dan waktu.

    - 3.5 Generation
Teknologi 3.5G ini memungkinkan penggunanya untuk mengunduh beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data.

Berikut merupakan teknologi yang digunakan pada 3.5:

    - HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G.HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi yang pasti HSDPA lebih cepat..Semakin baru teknologi pastinya semakin baik.
   - WiBro (Wireless Broadband).WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839.WiBro mampu mengirimkan data dengan kecepatan hingga 50 Mbps.

Setelah beberapa tahun, CDMA 2000 mengupgrade teknologi jaringan evdo mereka.menjadi EVDO rev A. teknologi ini memiliki kecepatan 10 kali lebih cepat dari evdo rev 0. Juga UMTS atau yang sering disebut juga 3GSM telah menguprade teknologi mereka ke HSDPA dan HSUPA. Inilah yang dinamakan 3.5G



    4 Generation
4G dikatakan memiliki kecepatan 500 kali lebih cepat daripada CDMA2000 dapat memberikan kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika anda bepergian. Dan dalam waktu yang singkat tentu saja.Untuk contoh seberapa cepat teknologi 4G adalah mendownload film berkapasitas 6GB saja hanya diperlukan waktu 6 Menit.

4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler.4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G.Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.

Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.

Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.

Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP).

Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.



    5 Generation

5G (jaringan seluler generasi ke-5 atau 5 generasi nirkabel sistem) adalah nama yang digunakan dalam beberapa makalah penelitian dan proyek-proyek untuk menunjukkan fase utama berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G/IMT-Advanced efektif sejak 2011.

Saat ini, 5G bukan istilah resmi digunakan untuk spesifikasi tertentu atau dokumen resmi belum diumumkan oleh perusahaan telekomunikasi atau badan standardisasi seperti 3GPP, WiMAX Forum, atau ITU-R.Rilis standar baru di luar 4G sedang berlangsung oleh badan standarisasi, tetapi saat ini tidak dianggap sebagai generasi ponsel baru tapi di bawah payung 4G.

Sebuah mobile generasi baru telah muncul setiap 10 tahun karena sistem 1G pertama (NMT) diperkenalkan pada tahun 1981, termasuk. 2G (GSM) sistem yang mulai bergulir di tahun 1992, 3G (W-CDMA/FOMA), yang muncul pada tahun 2001, dan standar 4G “nyata” memenuhi persyaratan IMT-Advanced, yang diratifikasi pada tahun 2011 dan produk yang diharapkan dalam 2012-2013. Teknologi pendahulunya telah terjadi di pasar beberapa tahun sebelum generasi ponsel baru, misalnya pra-3G systemCdmaOne/IS95 tahun 1995, dan pra-4G sistem Mobile WiMAX dan LTE pada tahun 2005 dan 2009.Perkembangan 2G (GSM) dan (IMT-2000 dan UMTS) 3G standar waktu sekitar 10 tahun dari awal resmi R & D proyek, dan pengembangan sistem 4G dimulai pada tahun 2001 atau 2002. Namun, masih ada transnasional 5G proyek pembangunan telah secara resmi telah diluncurkan, dan perwakilan industri telah menyatakan skeptis terhadap 5G. Generasi ponsel baru biasanya ditugaskan band frekuensi baru dan bandwidth spektral yang lebih luas per frekuensi saluran (1G hingga 30 kHz, 2G sampai 200 kHz, 3G hingga 5 MHz, dan 4G hingga 40 MHz), tetapi skeptis berpendapat bahwa ada sedikit ruang untuk band frekuensi baru atau bandwidth saluran yang lebih besar Dari sudut pandang pengguna, generasi ponsel sebelumnya telah tersirat peningkatan substansial dalam bitrate puncak (yaitu lapisan fisik bitrate bersih untuk jarak pendek komunikasi).. Namun, tidak ada sumber menunjukkan 5G puncak download dan upload tingkat lebih dari 1 Gbps akan ditawarkan menurut definisi ITU-R sistem 4G Jika 5G muncul., Dan mencerminkan ini prognosis, perbedaan utama dari sudut pandang pengguna antara 4G dan 5G teknik harus menjadi sesuatu yang lain dari throughput maksimum yang meningkat, misalnya baterai rendah konsumsi, probabilitas outage lebih rendah (cakupan yang lebih baik), harga agak tinggi dalam porsi yang lebih besar dari luas cakupan, lebih murah atau tidak ada biaya lalu lintas karena biaya penyebaran infrastruktur yang rendah , atau kapasitas agregat lebih tinggi bagi pengguna banyak simultan (yaitu sistem yang lebih tinggi tingkat efisiensi spektral).

Sumber : disini